Buah Jatuh Tidak Jauh Dari Pohonnya, Benarkah Pepatah Lama Ini?

Ada anggapan bahwa perilaku anak tidak akan berbeda jauh dari orang tuanya. Tingkah laku orang tua seringkali dianggap selalu diturunkan pada anak-anaknya. Benarkah?

http://www.clipartguide.com/_small/0808-0711-0715-1855.jpg

Dikaji dari segi genetika, memang diduga seorang anak sudah membawa temperamen mereka sendiri sejak lahir, yang merupakan “turunan” dari salah satu atau kedua orang tuanya. Contohnya, pada seorang anak yang orang tuanya pemarah, sejak bayipun anak sudah terlihat sering marah. Artinya memang ada sifat dasar anak yang diturunkan dari orang tuanya yang akan mempengaruhi perkembangan perilaku dan kepribadian anak berikutnya.

Disamping itu, faktor lingkungan dalam mewujudkan kepribadian seseorang, baik lingkungan pra kelahiran maupun lingkungan pasca kelahiran diakui memiliki peran yang penting Adapun yang dimaksud dengan lingkungan adalah sesuatu yang berada di luar batasan-batasan kemampuan dan potensi genetik seseorang dan ia berperan dalam menyiapkan fasilitas-fasilitas atau bahkan menghambat seseorang dari pertumbuhan.

Lingkungan keluarga adalah sebuah basis awal kehidupan bagi setiap manusia. Disini orang tua memegang peran yang penting sebagai teladan bagi anak-anaknya. Teori psiko-analisa yang dikemukakan Sigmund Freud, ada fase-fase perkembangan perilaku anak yang masing-masing akan berpengaruh pada perilaku anak. Kegagalan untuk melampaui suatu fase secara baik akan menimbulkan gangguan perilaku anak di kemudian hari. Pada saat fase-fase perkembangan perilaku berlangsung, peran orang tua untuk menjadi teramat penting. Orang tua bertindak sebagai pembimbing dan pembina anak agar dapat menyelesaikan tiap fasenya dengan baik.

Anak akan beridentifikasi dengan orang tuanya, termasuk dalam pola tingkah lakunya. Dari keluarga juga ditanamkan tentang nilai-nilai hidup, prinsip-prinsip, kemoralan, cara pikir, adat-istiadat, dan kepercayaan orang tua terhadap anak-anaknya.

Lingkungan sosial juga membentuk pola perilaku seorang anak. Lingkungan sosial yang dimaksud adalah masyarakat di sekitar anak hidup dan orang-orang yang berhubungan dengan anak. Apabila pola-pola yang ditanamkan oleh keluarga kurang mendarah daging dalam jiwa anak, ia akan cenderung untuk lebih mengikuti pola-pola perilaku teman-temannya.

Belakangan ini televisi juga disebut sebagai faktor yang juga mempengaruhi perilaku anak. Tetapi hasil studi pakar psikiatri Universitas Harvard, Robert Coles menunjukan bahwa pengaruh negatif tayangan televisi justru terdapat pada keharmonisan di keluarga. Dalam penemuannya, anak-anak yang mutu kehidupannya rendah sangat rawan terhadap pengaruh buruk televisi. Sebaliknya, keluarga yang memegang teguh nilai, etika, dan moral serta yang orang tua benar-benar menjadi panutan anaknya, tidak rawan terhadap pengaruh tayangan negatif televisi. Lebih lanjut Cole menunjukkan bahwa mempermasalahkan kualitas tayangan televisi tidak cukup tanpa mempertimbangkan kualitas kehidupan keluarga.

Pembentukan perilaku didasarkan pada stimulus yang diterima melalui panca indera yang kemudian diberi arti dan makna berdasarkan pengetahuan, pengalaman, dan keyakinan yang dimilikinya. Anak, sebagai individu yang masih labil dan mencari jati diri, sangat rentang dengan perilaku peniruan yang akhirnya akan terinternalisasi dan membentuk kepribadiannya. Tapi dengan pola-pola yang ditanamkan keluarga dengan kuat, anak mampu menyaring informasi yang masuk.

Dari uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa orang tua bukan satu-satunya faktor yang membentuk pola perilaku anak. Jadi bagaimana dengan pernyataan “buah jatuh tidak jauh dari pohonnya?”. Jawabannya benar, karena faktor genetik dan faktor lingkungan keluarga memiliki peran yang sangat penting, tapi tidak mutlak karena anak juga beridentifikasi dengan lingkungan atau orang lain di sekitarnya.

source

About these ads

Satu pemikiran pada “Buah Jatuh Tidak Jauh Dari Pohonnya, Benarkah Pepatah Lama Ini?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s